Rumah Belah Bubung

  • Bagikan

Rumah Melayu khas Masyarakat Tiga Lorong, tepatnya di Baturijal berhampiran dengan Masjid Pusaka, di Tebing Tinggi Baturijal Hulu. Atapnya berperabung lipat kajang atau disebut juga lipat pandan. Rumah Belah Bubung atau disebut populer juga disebut dengan “Rumah Bubung Melayu” atau “Rumah Perabung Panjang”. Bila atapnya agak landai disebut “Rumah Lipat Kajang”. Bila atapnya curam disebut “Rumah Lipat Pandan”. Bila atapnya dibuat bertingkat, disebut “Rumah Ampar labu” atau “Rumah Bertinggam” atau “Rumah Tebar Layar” atau “Rumah Bersayap”. Secara umum dalam ungkapan dikatakan:

Perabung lurus di tengah-tengah
Atap mencucur kiri kanan
Yang mengembang Lipat Kajang
Yang mencuram Lipat Pandan
Lipat dua sama baginya
Sama adil dengan timbangnya
Sama sukat dengan takarnya
Yang bertingkat Rumah Bertinggam
Berempang leher Rumah Bersayap
Bersusun-susun Rumah Ampar Labu
Tadahan angin atap layar
Tempat raja dengan daulatnya
Tempat datuk dengan undangannya
Tempat dubalang dengan kuasanya
Tempat alim berkitabullah

Perabung lipat kajang ini ada sembilah sebutan dan masing-masing memiliki nilai filosopis, seperti yang terekam dalam ungkapan berikut ini:

Rumah Melayu Perabung Panjang
Banyak nama banyak gelarnya
Banyak sebutan diberikan orang
Pertama disebut Lipat Kajang
Kedua diimbau Lipat Pandan
Ketiga digelar Rumah Bertinggam
Keempat dinamakan Belah Bubung
Kelima disebut Ampar Labu
Keenam disebut Berempang Leher
Ketujuh disebut Perabung Melintang
Kedelapan disebut Perabung Panjang
Kesembilan bernama Bubung Melayu
Walau nama sebanyak itu
Tidak banyak ragam coraknya
Lain nama sama maknanya
Lain bentuk mengandung makna
Lain letak mengandung adat
Lain gaya ada maksudnya
Tanda tuah berkekalan
Tanda hidup mengandung adat
Tanda mati mengandung sifat
Tanda Melayu berkekalan

Ungkapan menyebut

Terdiri rumah bubung Malayu
Belah bubung atap bertinggam
Bersayap layar berampar labu
Tanda cahaya naik ke muka
Tanda seri naik ke rumah
Tanda tahu adat lembaga
Tanda sesuai luar dalamnya
Tanda berangin membawa tuah
Tanda pasang membawa berkah

Ungkapan-ungkapan di atas menunjukkan dalam bangunan Rumah Melayu atau Rumah Belah Bubung ini terdapat lambang-lambang dan falsafah yang hakekatnya dikaitkan dengan sifat yang lurus, benar, adil, dan menjunjung tinggi musyawarah dan mufakat, kegotong-royongan, kesetiakawanan, kejujuran, dan sebagainya yang berpunca pada akal budi.

[Rujukan: H. Tenas Effendy dan Emmy Kadir, Ragam Hias pada Rumah Melayu Riau, Pekanbaru: Sebati Riau Art Gallery, 2003]

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *