Tradisi Khas Tiga Lorong
Upacara adat MKH Tiga Lorong. Disebut dengan prosesi arak-arakan mengantar atau menjemput tabak ke rumah anak panca (anak dari adik beradik yang laki-laki atau mak bako (saudara perempuan dari bapak). Di kenegerian Baturijal ada dua bentuk berarak, yaitu berarak manganta tabak dan berarak manyeput tabak.
Beghaghak Manganta tabak
Upacara mengantar tabak oleh mak bako ke rumah anak panca yang sedang melaksanakan perhelatan sunat rasul atau nikah kawin yang diiringi jike berdah. Tabak diantar dengan oleh seperangkat iring-iringan. Sebelum upacara manganta tabak dilakukan, terlebih dahulu dilaksanakan jikea berdah dan makan kacindul umo bersama.Sementara itu, di rumah anak panca juga disediakan pula kolak kacang atau kolak pisang untuk dimakan bersama pengunjung yang datang.

Beghaghak Manyeput tabak
Upacara adat menjemput tabak ke rumah mak bako oleh anak panca yang sedang melakukan sunat rasulatau nikah kawin. Tabak dalam hal ini dijemput oleh seperangkat iring-iringan.Manyeput tabak juga dilakukan bagi anak murid yang khatam kaji. Seperti halnya manganta tabak pada manyeput tabak juga diiringi oleh jikea berdahdanrombongan lainnya.
Baik manganta tabak maupun manyeput tabak mempunyai urutan iring-iringan, seperti berikut ini:
- Iringan pertama adalah anak yang mengangkat kayu tanak sekebat, nio bakulit satali, dan sekumpulan segagang sirih, setandan pinang, sesisir pisang.Kayu sekebat merupakan simbol kemandirian.
- Iringan kedua ninik mamak, mak dan pak bako, orang adat, dan orang syarak.
- Iringan ketiga yaitu pengantin atau anak yang bersunat rasul.
- Iringan keempat arak-arakan tabak, didahului oleh tabak sirih sebagai pembuka jalan diikuti oleh tabak-tabak lainnya. Biasanya jumlah tabak tergantung dari jumlah mak bakonya. Ada kalanya satu mak bako memberi lebih dari satu tabak. Jenis-jenis tabak antara lain tabak nasi manis, tabak ghasidah, dan tabak kue bolu bakar.
- Iringan kelima rombongan jikea berdah.
- Iringan terakhir ialah para jemputan.
Membantai tabak
Membongkar tabak untuk dibagi-bagikan disebut membantai tabak.Orang yang mendapat bagian tabak ialah anak zikir, orang adat, orang syarak, mak bako dan pak bako, ninik mamak, dan jemputan lainnya.












